Detik-Detik Mencekam Begal Di Surabaya Remaja 17 Tahun Dibacok, Pelaku Sempat Dikejar Polisi Bermotor Trail

Reporter : Redaksi

 

 

Baca juga: Dugaan Pencurian HP Milik Pemohon di Samsat Surabaya Selatan di Pastikan Sudah Berdamai

Suasana dini hari di Jalan Genteng Kali, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, mendadak mencekam, Kamis (22/10/2026). Sepasang remaja yang tengah berboncengan sepeda motor menjadi sasaran aksi pembegalan oleh tiga orang laki-laki. Dalam insiden berdarah sekitar pukul 02.55 WIB tersebut, seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun harus mengalami luka bacok di bagian punggung.

 

Korban berinisial R (17), warga Jalan Klimbungan, Peneleh, Surabaya, dan teman perempuannya berinisial AA (17), warga Sidotopo, tengah melintas dari arah Jalan Genteng Kali menuju kawasan Undaan Kulon. Namun, perjalanan mereka berubah menjadi mimpi buruk ketika dipepet oleh tiga pria yang berboncengan menggunakan satu sepeda motor Honda Scoopy.

 

Saksi mata di lokasi, Anton Prasetya, menuturkan bahwa pelaku dengan sigap mematikan kontak sepeda motor korban sebelum mencapai jembatan. 

 

"Jadi korbannya itu dipepet, kemudian sebelum sampai di jembatan, kontak motornya dimatikan oleh salah satu pelaku. Pelaku pakai motor Honda Scoopy, tapi pelat nomornya tidak terlihat jelas," ujar Anton.

 

Merasa terancam, korban R berusaha melawan dan berteriak meminta tolong. Aksi perlawanan ini memicu amarah pelaku. Salah satu pelaku turun dari motor, mencabut celurit yang telah disiapkan, dan langsung menebaskannya ke arah R. Sabetan senjata tajam tersebut mengenai bagian punggung korban.

 

Akibat serangan brutal tersebut, R mengalami luka cukup serius dan harus segera dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis di RSUD dr. Soewandhi. Sementara itu, AA yang melihat kejadian nahas tersebut mengalami syok berat.

Baca juga: Pendukung Klub Persebaya Padati Kota Surabaya di Hari Ultah Ke - 99

 

Keberuntungan berpihak pada korban ketika seorang anggota kepolisian yang kebetulan melintas menggunakan sepeda motor trail melihat insiden tersebut. Tanpa pikir panjang, polisi tersebut langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang panik dan melarikan diri ke arah kawasan Siola.

 

Berkat kesigapan aparat, satu orang terduga pelaku yang merupakan eksekutor pembacokan berhasil diringkus oleh Tim Jogoboyo Polrestabes Surabaya. 

 

"Satu orang ditangkap dan ditangani Resmob. Dia yang bacok korban. Jadi waktu dia turun dari motor sarana, temannya langsung tancap gas kabur," ungkap sumber dari kepolisian. Dua pelaku lainnya kini masih dalam pengejaran ketat aparat.

Baca juga: Pelayanan Kelurahan Asemrowo Dikeluhkan Warga, Pembuatan KSK Terlambat dan Berkas Hilang Menjadi Keluhan Utama

 

Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya, membenarkan peristiwa percobaan pembegalan tersebut. Ia menegaskan bahwa penanganan kasus ini telah diambil alih oleh satuan reserse kriminal tingkat kota. 

 

"Betul, kejadiannya di wilayah kami. Saat ini penanganannya dilakukan oleh Polrestabes Surabaya," pungkas Iptu Vian.

 

Polrestabes Surabaya kini terus memburu dua pelaku lainnya yang buron serta mendalami motif dan jaringan komplotan begal tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mengurangi aktivitas di luar rumah pada dini hari, dan segera melapor ke kepolisian jika melihat indikasi tindak kejahatan.

Editor : Admin

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru