Mengenang 100 Hari Wafatnya Almarhum, Keluarga dan Warga Gelar Tahlilan Khidmat

Reporter : Redaksi

SURABAYA, Onemenit.com - Suasana khidmat dan penuh doa menyelimuti kediaman Nur Hasahanah di Jalan Sultan Iskandar Muda Surabaya. Pihak keluarga menggelar acara Tahlilan dan doa bersama dalam rangka memperingati 100 hari wafatnya, Almarhum Bapak Kholil, pada Senin, (29/6) malam. 

 

Baca juga: Peduli Masyarakat, Samsat Bangkalan Berikan Bantuan Warga Demangan Bangkalan  ‎

Acara ini dihadiri oleh keluarga besar, kerabat, Ustadz, tetangga dan undangan tersebut berjalan dengan lancar dan sukses. Lantunan Surat Yasin, Tahlil dan doa berkumandang khusyuk, dipanjatkan khusus untuk kedamaian almarhum disisinya. 

 

Menutut Nur Hasanah, momen 100 hari ini bukan sekadar ritual peringatan, melainkan juga momen untuk merawat ingatan akan keluhuran budi sang ayah. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang luar biasa sabar dan bersahaja.

 

"Beliau semasa hidupnya mempunyai sifat yang selalu mengalah terhadap siapapun," ujar Nur Hasanah anak putri kedua penuh takzim.

Baca juga: Viral di Medsos Insiden Ambulance MADAS Sedarah di BBM Sampang Bung Taufiq Mengecam Keras PT Pertamina

 

Sifat mengalah yang melekat pada diri almarhum bukanlah tanda kelemahan, melainkan cerminan dari kelapangan dada dan jiwa yang bijaksana. Dan Almarhum selalu mengutamakan kerukunan, kedamaian dalam berhubungan dengan sesama, sebuah warisan karakter berharga yang kini menjadi teladan bagi keluarga yang ditinggalkan.

 

Baca juga: Satlantas Polres Bangkalan Gelar “ Jum’at Berkah”, Berikan Bingkisan untuk Masyarakat yang Membutuhkan ‎

Nur menambahkan, selaku perwakilan keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas panjatan doanya di acara tahlil kepada semua keluarga, Ustadz, tetangga, dan seluruh undangan yang sudah menyempatkan waktunya untuk hadir," Tambahnya. 

 

Melalui peringatan 100 hari ini, pihak keluarga berharap segala doa yang dipanjatkan dapat menjadi penerang serta pelapang kubur bagi almarhum, dan nilai nilai kebaikan yang telah dicontohkannya dapat terus hidup dalam sanubari keluarga.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru