Penumpang Ojek Online Terlindas Truk Kontainer Di Jalan Margomulyo, Surabaya Barat

Reporter : Reporter

SURABAYA – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk kontainer dan sepeda motor ojek online (ojol) terjadi di Jalan Margomulyo, Kecamatan Benowo, Surabaya Barat, pada Selasa malam (27/10/2026). Kecelakaan ini mengakibatkan seorang penumpang ojol mengalami luka serius setelah terlindas roda truk kontainer.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun dari lokasi kejadian, insiden bermula sekitar pukul 20.52 WIB. Saat itu, pengemudi ojek online sedang dalam tugas mengantar seorang penumpang melintasi kawasan industri dan pemukiman padat di wilayah Surabaya Barat.

Saksi mata di lokasi melaporkan bahwa tabrakan terjadi secara tiba-tiba. Akibat benturan keras, sepeda motor terjatuh dan penumpang yang dibonceng tidak sempat menghindar, sehingga tertimpa dan terlindas oleh ban belakang truk kontainer yang sedang melaju.

“Kejadiannya sangat cepat. Kami mendengar suara benturan keras, lalu melihat truk berhenti mendadak. Ternyata ada korban di bawah rodanya,” ujar salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan yang terdiri dari Polisi Lalu Lintas (Polantas), Tim Medis, dan Pemadam Kebakaran telah tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan penanganan darurat.

Korban segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara itu, identitas lengkap korban dan kondisi terkini kesehatannya masih dalam proses verifikasi oleh pihak berwenang.

Kepala Seksi (Kasi) Lantas Polrestabes Surabaya yang hadir di lokasi meminta masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan ruang bagi petugas agar proses evakuasi dan penyelidikan dapat berjalan lancar.

Jalur Jalan Margomulyo arah barat sempat mengalami kemacetan parah akibat antrean kendaraan yang ingin menyaksikan lokasi kejadian, namun kini mulai terurai berkat pengaturan arus lalu lintas oleh petugas.

Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan mendalam. Pihak kepolisian diduga akan memeriksa rekaman CCTV sekitar lokasi serta melakukan tes urine terhadap pengemudi truk untuk mengetahui apakah ada unsur kelalaian atau pengaruh zat tertentu.

Namun, dugaan awal mengarah pada faktor blind spot (titik buta) truk kontainer yang sering menjadi penyebab fatal bagi pengendara sepeda motor di sekitarnya.

Insiden ini kembali menjadi pengingat keras bagi seluruh pengguna jalan, Khususnya pengendara sepeda motor, untuk selalu waspada terhadap titik buta kendaraan besar.

Jarak aman dan posisi berkendara yang strategis sangat krusial untuk mencegah tragedi serupa.

Keluarga korban dan masyarakat diimbau untuk bersabar menunggu konfirmasi resmi terkait perkembangan kondisi korban.

Doa dan dukungan moral terus mengalir agar korban dapat selamat dan keluarga diberikan kekuatan.

(Ali)

Editor : Reporter

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru